Moyes Di Tuduh Melakukan Kekerasan | Piala Dunia 2014

Mantan pelatih Everton dan juga Manchester United tersebut yaitu David Moyes yang pada saat ini telah kembali lagi menjadi salah satu bahan pembicaraan oleh para media di Inggris. Dan untuk yang kali ini yang di pastikan bukan terkait masalah sepakbola yang harus dia jalai yang melainkan kasus yang lain, dirinya yang pada saat ini sempat mendapatkan sebuah tuduhan kalau dirinya yang telah melakukan sebuah kekerasan pada salah satu bar di Inggris tersebut.

Moyes yang sempat di tuduh kalau dirinya telah melakukan sebuah penyerangan pada saat dirinya datang dan berkunjung pada salah satu ber yang bernama The Emporium tersebut yang bar gtersebut terlatek di kota Lancashire pada hari Rabu yang lalu tepatnya pada pukul 10 malam di waktu yang setempat tersebut. Dan lokasi tersebut yang juga sempat di sebut tidak berjarak jauh dari tempat tinggalnya tersebut.

Dan dengan semua itu, pihak yang berwajib yang pada saat ini sedang berusaha untuk menyelediki semua kejadian yang telah terjadi pada kasus tersebut dan kini pihak kepolisihan yang sedang menyelidiki kasus tersebut dari bantuan CCTV yang ada terletak di bar tersebut agar mereka bisa segera mengetahui semua yang sedang terjadi pada malam tersebut dan apa yang menjadi penyebab terkait dengan hal tersebut yang harus menyebabkan pelatih yang berasal dari Skotlandia tersebut.

“Pada saat ini petugas kepolisihan yang pada saat ini sedang mendatangni bar tersebut yang sekitar pada jam 10 dan juga telah di laporkan oleh salah seorang penduduk yang tinggal di sekitar sana yang berusia 23 tahun tersebut yang mendapatkan serangan yang di lakukan oleh seorang peria yang berusia sekitar 51 tahun tersebut. Dan atas penyerangan tersebut pemuda yang berusia 23 tahun tersebut yang di pastikan tidak terluka parah dan tidak harus menjalani perawatan di rumah sakit pada saat itu,” demikian semua pernyataan yang telah di lakukan oleh pihak yang berwajib. (WN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*